Posts

Showing posts with the label city

MICHAEL JACKSON DALAM ISLAM

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga ia mengubah keadaanya sendiri. Itulah yang dialami penyanyi legendaris US, Michael jackson atau yang kerap dipanggil Jacko. Tiga tahun lamanya Jacko mencari jati dirinya sebelum memutuskan memeluk Islam dengan melewati berbagai macam perjalanan hati dan didera berbagai masalah. Pada 2008 di rumah karibnya di Los Angeles, Jacko mengucapkan dua kalimat syahadat. Kapan persisinya Jacko memeluk Islam tak banyak yang tahu, namun sudah sejak 2003 Jacko tergabung dengan Nation of Islam, sebuah peregerakan Muslim kulit hitam di AS yang dibesarkan Malcolm X. Beralihnya Michael Jackson memeluk Islam tak terjadi dengan tiba-tiba. Pertemuannya dengan penulis lagu asal Kanada, David Wharnsby dan produser, Philip Bubal, menjadi sejarah perjalanan hati sang legenda hidup. Peralihan Saat itu David Wharnsby dan Philip Bubal mendekatinya ketika Jacko terbentur masalah hukum dan ketahanannya dirinya mulai goyah. Laporan-laporan lain ya...

Pemakaman Michael jakson "The King of Pop"

LOS ANGELES - Setelah proses autopsi selesai, keluarga mengambil jenazah Michael Jackson, Jumat malam waktu setempat. Juru bicara pemerintah kota Los Angeles Ed Wrinter seperti dikutip AFP , Sabtu (27/6/2009), mengatakan mayat Jacko diambil sekira pukul 9 malam waktu setempat. Jenazah sengaja dipindahkan melalui jalan khusus untuk menghindari wartawan. Belum ada informasi ke mana jenazah pelantun lagu Black or White itu dibawa. Keluarga juga belum menginformasikan kapan dan di mana Jacko akan dimakamkan. Jacko diberitakan meningal dunia, Kamis waktu setempat, diduga mengalami serangan jantung di rumah kotrakannya di Beverly Hills. Pihak rumah sakit juga tidak menginformasikan hasil autopsi.

Jakarta city

The Special Capital Region of Jakarta (in Indonesian known as Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta) is Indonesia's largest and most important city. It has a status equal to a province. The city has been established for over 460 years, and in the past 40 years has grown at an explosive rate. After more than four centuries of limited population and spatial growth, Jakarta has expanded rapidly over the past four decades. The growth of Jakarta in this period has resulted in a significant shortfall of infrastructure in terms of public services and has highlighted the urgent need to consider means of coordinating the management of the city's development and growth with the surrounding regions, namely, the kabupatens of Bogor, Tangerang, and Bekasi (fig. 11.1). In 1948 the population of Jakarta was about 2 million, with a builtup area of 20,000 ha, including Kebayoran Baru, a new town in the south. In 1965 the population of Jakarta was about 4 million, with a built-up area of 35,000 ...