Posts

TEROR BOM DI INDONESIA

Gerakan teroris sudah ada di Indonesia sejak dahulu, seiring dengan perkembangan jaman motif dan modus serangan teroris semakin bervariasi, berikut serentetan kejadian teror yang pernah terjadi di Indonesia: Tahun 1981 Sebuah penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari Palembang ke Medan pada Penerbangan dengan pesawat DC-9 Woyla berangkat dari Jakarta pada pukul 8 pagi, transit di Palembang, dan akan terbang ke Medan dengan perkiraan sampai pada pukul 10.55. Dalam penerbangan, pesawat tersebut dibajak oleh 5 orang teroris yang menyamar sebagai penumpang. Mereka bersenjata senapan mesin dan granat, dan mengaku sebagai anggota Komando Jihad; 1 kru pesawat tewas; 1 tentara komando tewas; 3 teroris tewas. Tahun 1985 Bom Borobudur terjadi pada 21 Januari 1985, peristiwa terorisme ini mempunyai motiv "Jihad"

TIKET TAMBAHAN KERETA LEBARAN 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menjual tambahan tiket kereta api untuk musim Lebaran 2018 pada 16 April mendatang. Ada 23.752 seat tambahan yang akan dijual secara serentak untuk total 40 kereta api antarkota yang bakal beroperasi pada tanggal yang berbeda-beda. "Masyarakat dapat memesan tiket KA tambahan ini melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, menghubungi contact center 121, gerai minimarket, jaringan payment point online bank (PPOB), serta website dan mobile apps yang dikelola mitra KAI," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Gambir, Jumat (13/4/2018). Guna memperlancar pembelian tiket KA tambahan, KAI juga memperbesar kapasitas bandwidth mereka dari 150 megabyte menjadi 400 megabyte. Edi menjamin, sistem keamanan pembelian tiket secara online akan ditingkatkan dan resiko gangguan teknis akan ditekan seminimal mungkin. Edi mengungkapkan, biasanya traffic akan sangat penuh saat menit-menit pertama tiket dirilis. Dia menyaranka...

1 Tahun Presiden Jokowi

Hari ini, tanggal 20 Oktober 2015 adalah masa 1 tahun Joko Widodo sebagai Presiden RI. “Bekerja, bekerja, bekerja” merupakan slogan dalam kepemimpinan Jokowi dalam menakhodai negara ini ternyata menghasilkan buah sangat menakjubkan yang belum pernah dicapai oleh presiden-presiden ada di dunia dalam jangka 1 tahun awal kepemimpinan. Karena prestasi itu sulit didapat dengan kondisi Indonesia sebagai negara berkembang yang masih jauh tertinggal lalu ditambah budaya korupsi dan feodalis yang masih kental melekat di tubuh pemerintah dan perpolitikan yang berorientasi transaksional (proyek dan jabatan) serta masih kuatnya kekuatan lama bercokol di segala lapisan bukanlah suatu yang mudah bagi seorang pemimpin di negara ini untuk melakukan perubahan apalagi pemimpin tersebut berasal dari rakyat jelata bukan tokoh partai politik dan bukan pula seorang yang berasal dari keturunan bangsawan atau kaum bermodal besar.

Partai Peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019. Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional. Partai politik yang lolos jadi peserta Pemilu 2019 adalah:  1. Partai Amanat Nasional  2. Partai Berkarya  3. PDI Perjuangan  4. Partai Demokrat  5. Partai Gerindra  6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia  7. Partai Golkar  8. Partai Hanura  9. Partai Keadilan Sejahtera  10. Partai Kebangkitan Bangsa  11. Partai Nasional Demokrat  12. Partai Persatuan Indonesia  13. Partai Persatuan Pembangunan  14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Artikel ini telah tayang di  Kompas.com  dengan judul "Ini 14 Partai Politik Peserta Pemilu 2019",  https://nasional.kompas.com/read/2018/02/17/13333761/ini-14-partai-politik-peserta-pemilu-2019 .  Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita  Editor : Sandro ...

10 Hal Unik Kunjungan Raja Salman

Penguasa tanah Saudi raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dijadwalkan akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (1/3) siang. Raja ketujuh kerajaan Arab Saudi itu direncanakan akan berada di Indonesia selama 9 hari dalam rangka kunjungan kenegaraan. Penyambutan raja Salman pun dirayakan special mengingat terakhir kali raja Arab Saudi berkunjung ke Indonesia tepatnya Jakarta pada tahun 1970 ketika pemerintahan Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud. Sebelum kunjungan raja Salman ke Indonesia, pemerintah Indonesia telah menerapkan beberapa langkah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan sang raja beserta rombongan yang berjumlah 1500 orang itu. Dan berikut adalah 10 fakta unik dibalik kunjungan raja Salman ke Indonesia

JOKOWI UNDER COVER SEBUAH CUPLIKAN

Penipuan di Masa Kampanye. Resmi sudah Jokowi-JK berpasangan maju berhadapan dengan Prabowo-Hatta. Kampanye yang paling tinggi profilnya tentu saja adalah acara debat capres ala KPU. Pendukung Jokowi sudah siap bersorak mendukung jagonya, betapa pun tolol dan naifnya omongan Jokowi-JK. Misalnya Jokowi berkata bahwa dia adalah ahli e-budgetting dengan sistem manajemen real time, di mana penyimpangan anggaran bisa diketahui seketika dan secepatnya. Pendukungnya bersorak-sorak mengagumi omongan Jokowi itu, sambil melupakan bahwa omongan Jokowi itu kontradiktif dengan kenyataan bahwa kasus impor bus karatan dari China menunjukkan kelemahan kontrol anggaran oleh Jokowi sebagai Gubernur Jakarta.

KASUS AHOK DAN PERBEDAAN PENDAPAT PARA ULAMA

Ulama adalah seseorang yang ahli dalam hal Agama atau dalam pengetahuan tentang agama Islam.demikian juga dengan Kyai, dan juga anak ulama dan kyai besar, (anak kyai atau ulama besar biasa di sebut dengan label sebutan Gus.) kita melihat di indonesia ini banyak sekali Gus-Gus yang menjadi terkenal dan sangat erat hubunganya dengan pejabat tingkat RT hingga presiden. kita tidak meragukan kualitas Gus Dur (mendiang Presiden RI Kyai Haji Abdurahman Wahid.) beliau memiliki kharisma yang luar biasa dalam mengayomi masyarakat umum, mengapa saya sebut masyarakat umum, karena Alm Gus Dur walaupun tokoh NU namun pendapatnya di terima oleh kalangan organisasi keagamaan lainya. Saat ini kita kekurangan sosok yang bisa di jadikan panutan "kesesungguhan" sebagai ulama atau kyai besar.saya menyebut karena selalu terjadi persaingan yang tinggi di tingkat ulama tersebut, maka menjadi sulit menemukan ulama yang kredibel.semua ingin menjadi besar tanpa melewati proses alamiah atau proses pen...