Posts

10 Hal Unik Kunjungan Raja Salman

Penguasa tanah Saudi raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dijadwalkan akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (1/3) siang. Raja ketujuh kerajaan Arab Saudi itu direncanakan akan berada di Indonesia selama 9 hari dalam rangka kunjungan kenegaraan. Penyambutan raja Salman pun dirayakan special mengingat terakhir kali raja Arab Saudi berkunjung ke Indonesia tepatnya Jakarta pada tahun 1970 ketika pemerintahan Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud. Sebelum kunjungan raja Salman ke Indonesia, pemerintah Indonesia telah menerapkan beberapa langkah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan sang raja beserta rombongan yang berjumlah 1500 orang itu. Dan berikut adalah 10 fakta unik dibalik kunjungan raja Salman ke Indonesia

JOKOWI UNDER COVER SEBUAH CUPLIKAN

Penipuan di Masa Kampanye. Resmi sudah Jokowi-JK berpasangan maju berhadapan dengan Prabowo-Hatta. Kampanye yang paling tinggi profilnya tentu saja adalah acara debat capres ala KPU. Pendukung Jokowi sudah siap bersorak mendukung jagonya, betapa pun tolol dan naifnya omongan Jokowi-JK. Misalnya Jokowi berkata bahwa dia adalah ahli e-budgetting dengan sistem manajemen real time, di mana penyimpangan anggaran bisa diketahui seketika dan secepatnya. Pendukungnya bersorak-sorak mengagumi omongan Jokowi itu, sambil melupakan bahwa omongan Jokowi itu kontradiktif dengan kenyataan bahwa kasus impor bus karatan dari China menunjukkan kelemahan kontrol anggaran oleh Jokowi sebagai Gubernur Jakarta.

KASUS AHOK DAN PERBEDAAN PENDAPAT PARA ULAMA

Ulama adalah seseorang yang ahli dalam hal Agama atau dalam pengetahuan tentang agama Islam.demikian juga dengan Kyai, dan juga anak ulama dan kyai besar, (anak kyai atau ulama besar biasa di sebut dengan label sebutan Gus.) kita melihat di indonesia ini banyak sekali Gus-Gus yang menjadi terkenal dan sangat erat hubunganya dengan pejabat tingkat RT hingga presiden. kita tidak meragukan kualitas Gus Dur (mendiang Presiden RI Kyai Haji Abdurahman Wahid.) beliau memiliki kharisma yang luar biasa dalam mengayomi masyarakat umum, mengapa saya sebut masyarakat umum, karena Alm Gus Dur walaupun tokoh NU namun pendapatnya di terima oleh kalangan organisasi keagamaan lainya. Saat ini kita kekurangan sosok yang bisa di jadikan panutan "kesesungguhan" sebagai ulama atau kyai besar.saya menyebut karena selalu terjadi persaingan yang tinggi di tingkat ulama tersebut, maka menjadi sulit menemukan ulama yang kredibel.semua ingin menjadi besar tanpa melewati proses alamiah atau proses pen...

DARI SYIRIAH SAMPAI AHOK

Oleh : A. Asyraf PS Bagi yang awam politik dalam percaturan ideologi dunia, mungkin ada sebagian dari kita yang bingung, Ahok itu sebenarnya menganut ideologi apa sih ? Kadang dibilang pro taipan kapital yang ujungnya disimpulkan sebagai pengemban ide kapitalisme. Tesis ini sepertinya cocok mengingat Ahok sangat galak kepada warga miskin, yang dibuktikan dengan kekejamannya menggusur rakyat Jakarta, sebagaimana ciri khas penganut ideologi kapitalisme. Disisi lain, Ahok dicitrakan sebagai anak emas Jokowi yang kini banyak disorot karena dianggap membuka kran selebar-lebarnya masuknya imigran China komunis bertameng pekerja. Disinyalir, bandul ideologi pemerintah sekarang lebih diarahkan ke China dibandingkan kiblat sebelumnya yang ke Amerika. Sementara China sendiri masih banyak yang mengidentikkan dengan komunis. Analisis seperti ini dikuatkan dengan informasi yang berlimpah ruah yang beredar di media sosial mengenai fenomena bangkitnya PKI dan komunisme di Indonesia. Mulai ormas a...

Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir Raih Emas Olimpiade Rio 2016

Image
Indonesia memantapkan tradisi emas Olimpiade di cabang bulu tangkis setelah pasangan ganda campuran indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mengukir prestasi dengan menyabet medali emas olimpiade dengan mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia , Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dua set langsung dengan skor 21-14, 21-12, pada babak final di Riocentro Pavilion 4, Rabu (17/8/2016).

Lifter Eko Yulianto Sumbang Perak ke-2 untuk Indonesia di Olimpiade Rio

Image
RIO DE JANEIRO - Indonesia kembali mendapatkan tambahan medali perak di ajang Olimpiade 2016 lewat cabang angkat berat. Perak disumbangkan lifter Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 62kg. Sebenarnya Indonesia bisa saja berjaya di kelas ini andai Muhammad Hasbi tidak mengalami kegagalan. Hasbi sendiri hanya berada di peringkat ketujuh setelah gagal melakukan angkatan snatch pada beban 125kg di percobaan pertama. Pada angkatan kedua Hasbi sukses melahap barbel seberat 130kg. Peluang mendapatkan medali akhirnya sirna setelah Hasbi gagal di angkatan ketiga seberat 134kg. Total angkatannya hanya 130kg. Hal ini berbeda dengan yang ditunjukkan Eko Yuli. Di angkatan snatch, Eko Yuli berhasil melakukan satu angakatan di beban 142kg, meski gagal di angkatan kedua di beban 146kg.  Pada clean and jerk, Eko Yuli sukses mengangkat beban seberat 170 kg pada angkatan pertama. Sedangkan pada percobaan kedua dengan angkatan 176kg gagal diangkatnya. Eko Yuli coba mengangkat beba...

Sri Wahyuni Lifter Penyumbang Medali Perak Olimpiade Rio Brasil

Image
Lifter putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani yang turun di kelas 48 kg berhasil mencatatkan total angkatan 192 kg pada ajang Olimpiade Rio 2016 di Riocentro-Pavilion 2, Brasil, Sabtu (06/08/2016) waktu setempat. Dengan catatan ini Yuni berhasil mempersembahkan medali pertama untuk Indonesia dari cabang angkat besi. Medali emas diraih Sopita Tanasa lifter Thailand dengan total angkatan 200 kg, dan medali perunggu diraih Hiromi Miyake lifter Jepang dengan total angkatan 188 kg.